Wednesday, December 28, 2011

Sepi


Tertanamkan Belati

Sepi
Menghatur untaian kata melankolis
Mengalun nada bertabur emosi
Ketika senja tak membiaskan cahaya
Berganti malam tak berawan

Sepi
Berselimut udara
Membekukan kulit merapuhkan belulang
Sudilah ia pada diri
Mempecundangi berjuta kali

Sungguh sepi
Tanpa mimpi menjadi dunia
Beralaskan debu
Sunyi dirinya dalam keramaian

Andai esok ia tak kembali di sini
Dan
Andai hujan tak berpelangi

Ia berbaring tanpa nyali
Beratapkan cahaya angkasa redup
Binar mata mengalir pada hari lalu
Tapi senyumnya tiada usai
Melayangkan diri dalam khayal
Lantunkan sepi



Biarkan ia temui sang kebenaran
Dan ia tanyakan
Ke mana dirinya akan berjalan
Biarkan ia menertawakan luka
Mencari jalan menuju rumah
Senandungkan sepi

Andai esok ia memeluk matahari
Dan
Andai hujan tak berpelangi

Jemarinya tak henti menyeka
Angannya tak henti melangkah
Datang tanpa wajah pergi tanpa punggung
Hujamkan hatinya karena jejaknya
Yang kini tiada artinya
Tenggelam dalam sepi

Andai esok ia tak kembali di sini
Dan
Andai hujan tak berpelangi

Tak lagi tubuhya terkulai
Bukan berarti serta hatinya
Hidup menangkap asap
Sepi

(Selasa, 8 September 2009)

Use Your Illusion - Track 05

"I won't be a rockstar. I will be a legend"

- Freddie Mercury

Sunday, December 11, 2011

Use Your Illusion - Track 04

"Listen, maybe you're not supposed to be Spider Man climbing those walls? That's why you keep falling. You'll always have a choice, Peter"  
- Dr.Davis, Spiderman 2

Wednesday, December 7, 2011

Move Along

Pertama sorry, ini harusnya gw ucapkan tanggal 6 Desember 2011 dan sekarang telah lewat beberapa puluh menit. Dulu gw pernah berjanji untuk mengucapkannya ketika saatnya tiba, dan this is it



 
Hope you remember what I mean. CONGRATS!

 

Monday, November 14, 2011

Use Your Illusion - Track 03


"Aku tak tahu apa yang terjadi antara aku dan kau
Yang kutahu pasti, ku benci 'tuk mencintaimu"

- Benci Untuk Mencinta. Naif



There Is A Light That Never Goes Out


Truly, I miss you more than words can say



Saturday, October 8, 2011

Ghost on the Dance Floor

Wah ternyata sudah sebulan sejak terakhir saya ngepost. Kalau mungkin ada yang bertanya-tanya (biasanya sih gak ada) saya kemana saja dan kenapa saya belum ngepost lagi selama sebulan kemarin, tenang saja, saya tidak menghilang. Saya cuma sedikit sibuk dan belum mendapat lagi esensi ngepost blog. Saya baik-baik saja, semua terkendali. Tenang.

Entah berapa minggu lalu, saya baru mendengar kabar bahwa band yang kembali terlahir setelah sempat bubar sebelumnya, Blink 182, merilis album baru. Beberapa hari kemudian saya yang sedang berada di kosan teman saya mencoba telusur Youtube demi mencari kalau saja sudah keluar salah satu video klip terbaru mereka. Setelah sekilas saya dengar lagunya, "Sip, nanti di rumah download aaah".

Berlanjutlah pencarian saya di rumah. Telusur demi telusur dilalui, didapatlah Neighborhood, demikian judul album baru mereka.



Ya, saya tau download saya ilegal, makanya saya juga kurang tau isi album yang saya download betul-betul sesuai atau tidak. Kadang ada juga yang upload kurang sesuai dengan isi album original, mungkin ada tambahan versi live atau apapun itu.

Sejauh ini, walaupun belum sering saya dengar semua lagu baru mereka itu, tidak semua lagu yang tertinggal di telinga saya. Dari hasil download saya sih, ada 14 konten di dalamnya:

1.Ghost on The Dance Floor
2. Natives
3. Up All Night
4. After Midnight
5. Snake Charmer
6. Heart's All Gone Interlude
7. Heart's All Gone
8. Wishing well
9. Kaleidoscope
10. This Is Home
11. MH 4.18.2011
12. Love is Dangerous
13. Fighting The Gravity
14. Even if She Falls

Dari semua lagu barusan, ada beberapa lagu yang memang tertinggal di telinga saya: Ghost on the Dance Floor, Up All Night, Heart's All Gone, dan yang paling paling paling sejauh ini menurut saya adalah Natives. Cool, intronya juga lumayan. Yaa khas patternnya Travis dan melodinya Tom lah. Bagian versenya entah kenapa kalau menurut saya agak terbawa pengaruh band yang sempat dinaungi drummer dan bassist mereka, +44. Masuk ke bagian reffnya, ini yang juara. Terdengar kembali nada-nada Blink mereka. Jujur, buat saya reffnya enak. Parah. Menang banget. Juara.

Nah, ada satu lagu lagi dari mereka yang mungkin sebagian besar Anda akan bilang lagunya tidak terlalu bagus dari yang lain. Tapi entah kenapa, saya suka Love is Dangerous. Padahal menurut saya juga lagunya biasa saja. Entah kenapa saya suka.

Sekedar review pribadi dari saya, album mereka cukup bagus kok. Mungkin sedikit banyak bisa memuaskan mereka yang gemar dengan Blink 182. Dari skala 0-100, buat saya album mereka ini:

75/100

Tuesday, September 6, 2011

Use Your Illusion - Track 02

"And even if somebody could have shown you the place you wanted, Well I'm sure you could have made it that bit better on your own. You are the only ones who know" 
Only One Who Knows. Arctic Monkeys


Monday, August 29, 2011

Use Your Illusion - Track 01

"Jangan berpikir 'tuk berhenti walau tak ingin berlari, karena waktu tak 'kan berhenti walau tak akan berlari"  
-Arman Triadinata

Cover Mixtape: Volume 1

Clorrescent Clava dengan bangga mempersembahkan: penampilan perdana album Cover Mixtape secara live!

Penampilan pertama ini bertajuk 'Cover Mixtape: Volume 1' dan dan kali ini saya akan menampilkan beberapa fakta menarik dari dunia musik. Tanpa basa-basi lagi, enjoy the show!


1. Video Pertama



Kalau ini, jelas sudah banyak yang tau kalau video klip 'Video Killed The Radio Star' dari The Buggles yang ditayangkan pada 1 Agustus 1981 menjadi video klip pertama yang ditayangkan di MTV. Dan belasan tahun kemudian, pada tanggal 27 Februari 2000, MTV menayangkan lagi lagu 'Video Killed The Radio Star' sebagai video kesatu juta yang mereka tayangkan!


2. Video Pertama Kulit Hitam
Video klip Michael Jackson dalam lagunya yang berjudul 'Billy Jean' tercatat sebagai video klip pertama musisi kullit hitam yang ditayangkan MTV.


3. Judul Lagu Terpanjang
Hoagy Carmichael adalah penulis lagu yang menjadi judul lagu terpanjang dalam sejarah penciptaan lagu. Lagu tersebut diciptakan tahun 1943 dan berjudul 'I'm  a Cranky Old Yank in a Clanky Old Tank on the Street of Yokohama with my Honolulu Mama Doin' Those Beat-o, Beat-o Flat-On-My-Seat-o, Hirohito Blues'.



Hoagy Carmichael akhirnya membongkar rahasia kalau lagu itu awalnya hanya berjudul 'I'm a Cranky Old Yank', namun karena ingin membuat lelucon, judul lagu itupun ditambah lagi dengan beberapa kata.


4. Komposisi Piano Terpanjang
Erik Satie adalah pencipta komposisi piano yang berjudul 'Vexations'. Dengan 180 not sesuai  urutan Erik Satie dan pengulangan 840 kali membuat 'Vexations' menjadi komposisi piano terpanjang sepanjang sejarah.

'Vexations' pertama kali dipentaskan pada bulan September 1963 di Pocket Theater, New York City dan memerlukan sepuluh pianis untuk menuntaskan lagu ini secara berantai.





5. Rockstar Pertama yang Ditangkap di Atas Panggung
Adalah James Douglas Morrison atau lebih dikenal dengan Jim Morrison, yang tercatat sebagai rockstar pertama yang ditangkap di atas panggung





Kejadian ini berawal ketika Morrison tertangkap basah tengah bercumbu dengan salah satu penggemarnya di belakang panggung, sang aparat yang tidak menyadari bahwa Morrison sebagai Lead singer dari band The Doors yang akan menggelar pertunjukan kemudian memerintahkan agar pasangan ini untuk pergi. Hal ini direspon negatif oleh sang vokalis dengan mengatakan "Eat it" kepada sang aparat yang kemudian mengeluarkan sebuah mace dan memperingatkan Morrison sambil berkata "Last chance", Morrison membalasnya dengan mengatakan "Last chance to eat it".
Ada beberapa perbedaan mengenai apa yang terjadi kemudian, ada yang mengatakan bahwa sang gadis penggemar lari dan Morrison disemprot oleh mace polisi, namun Manzarek menuliskan dalam bukunya bahwa Jim dan penggemar tersebut keduanya disemprot oleh mace hingga menyebabkan konser ditunda selama hampir satu jam untuk menunggu Jim pulih kembali.
Hampir setengah dari set pertama, Morrison melanjutkan omelan dan sumpah serapahnya yang berbau pornografi bercampur hinaan kepada aparat kepolisian New Haven. Morrison kemudian ditangkap dan diseret turun dari panggung, hal ini menimbulkan kerusuhan yang menyebar dari gerbang New Haven Arena hingga ke jalanan. Morrison dibawa ke stasiun polisi setempat, difoto untuk kemudian di tuntut dengan dakwaan perbuatan keji dan cabul di muka umum. Tuntutan terhadap Morrison, juga tiga orang jurnalis yang turut ditangkap karena peristiwa tersebut (Mike Zwerin, Yvonne Chabrier and Tim Page), dibatalkan beberapa minggu kemudian karena kurangnya bukti.

















Sumber:
http://bambang-gene.blogspot.com/2011/07/fakta-unik-dari-dunia-musik.html

https://souvenircantique.wordpress.com/tag/jim-morrison/

Sunday, August 28, 2011

Sirens

New Albums Released!

Clorrescent Clava's two new albums, 'Cover Mixtape' and 'Use Your Illusion' are released today (Sunday, 28th August). The single will be available on the next post.

Friday, August 26, 2011

Desember

Mulai sekarang tampilan blog saya ada yang beda, lho. Sadar gak? Oke, saya tau gak banyak yang membaca blog saya, atau mungkin malah gak ada. Tapi kalau ada yang pernah baca blog saya setidaknya merasakan ada yang beda dari tampilan blog saya. Apakah itu? Sebenernya sih gak terlalu banyak berubah, malah cuma satu yang berubah: Header. Yak, barusan  saya minta tolong teman saya ngebuat gambar untuk header blog saya. Ternyata bikinnya gak lama, karena bahannya udah ada jadi gak nyari susah-susah lagi.

Oiya, satu lagi yang berubah: Blog Title. Sebelumnya, judul blog saya adalah Black Wolf and the Last Cigarettes, sebuah nama yang tercetus setelah pencarian panjang sampai berhari-hari namun akhirnya yang didapat adalah nama yang sesimple itu. Sedangkan nama yang sekarang, sebenarnya bukan nama yang baru saya buat. Nama ini sebenernya justru merupakan  judul blog saya sebelum saya menggantinya dengan Black Wolf and the Last Cigarettes. 

Terus kenapa saya ganti, kalau sekarang saya pakai lagi? Karena saat itu memang masih masa percobaan. Jadi, blog saya memang sudah saya publish, dan sudah ada beberapa postingan di dalamnya, tapi belum saya anggap resmi sebagai blog saya karena saya masih ragu dengan judul blog saya. Yaa, istilahnya, semacam free sample kepada beberapa orang sebelum akhirnya diluncurkan ke masyarakat luas. Nah, ketika saya brainstorming buat nyari judul blog saya ini, itu butuh beberapa hari sampai saya dapat yang sreg. Tapi setelah masa percobaan, saya malah jadi merasa kurang nyaman. Maka saya mulai lagi brainstorming yang berhari-hari juga untuk menemukan si Black Wolf and the Last Cigarettes itu. Saya kalau mikir pas ngebuat suatu nama emang biasanya lamaaaa banget, dan butuh inspirasi yang banyaaaak banget. Begitulah, risiko orang yang ditakdirkan tidak kreatif.

Terus, kenapa sekarang judul blog ini saya pakai lagi? Simple, karena tiba-tiba saya teringat lagi dengan nama ini. Sebenernya saya sempat berpikir untuk mencari nama baru, tapi gak ketemu yang pas. Untung deh saya teringat nama ini lagi, soalnya udah satu setengah hari sejak saya berniat nyari nama baru buat blog ini. Saya cari-cari dari bahasa Spanyol, Portugis, Latin, bahkan Itali, tapi enggak ada yang cocok. Maka dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, mulai saat ini saya resmikan kebangkitan kembali nama lama blog saya: Clorrescent Clava.

Apa sih artinya? Percuma Anda tanya saya, saya sendiri gak tau. Clorrescent adalah kata yang muncul dari otak saya tak lama setelah terpikir lagu Arctic Monkeys berjudul Fluorescent Adolescent. Sedangkan Clava muncul ketika saya ingin membuat kata yang memiliki unsur huruf 'v'., dan seketika terpikir kata flava. Dan voila!, jadilah Clorrescent Clava.

Sebenernya saya cuma mau ngasih tau kalau nama blog saya berubah, tapi akhirnya saya jadi cerita panjang lebar begini. Kalau begitu ya sudahlah, postingan kali ini sampai sini saja ya. Ah! Hampir lupa. Terakhir deh ya, terakhir nih. Kenapa postingan ini saya beri judul Desember? Karena dalam proses brainstorming -yang amat menguras tenaga dan waktu- kemarin, setelah menyerah dengan bahasa Spanyol, Itali, Latin, dan kawan-kawannya, saya sempat berpikir untuk kembali menggunakan bahasa Inggris. Tapi apa? Lantas saya terpikir sebuah kata untuk bahan nama blog, yaitu December. Sempat terlintas Dawn of December, atau Ballad of December, tapi entah kenapa saya kurang nyaman. Nah, kebetulan sekelompok musisi tanah air yang menamai diri mereka Efek Rumah Kaca ternyata punya lagu yang judulnya Desember. Berhubung sejauh ini judul postingan saya berasal dari judul lagu, jadi saya pakai saja.













Oiya, sadar nggak sih kalau judul postingan saya selama ini saya ambil dari judul lagu, dan label saya ambil dari judul album musik? Yaa, sekadar tau aja sih. Ya sudahlah, anggap saja yang barusan itu kalimat penutup.

Wednesday, August 3, 2011

Surrender

Okee akhirnya ngepost lagi deh hahaa. Belakangan ini pengen ngepost tapi bingung banget mau ngepost apa. Di saat seperti ini gue jadi bersyukur karena udah ngebuat label album Anthology.

Nah kali ini yang mau gue share adalah salah satu lagu dari kancah musik tanah air, karya anak negeri, tidak lain dan tidak bukan adalah lagu dari Andra and the Backbone. Lagunya ini instrumental, jadi gak ada suara vokal. Yang jelas sih lagunya lebih menonjolkan melodi gitar, dan ini lagunya enak banget, serius. Daripada gue kebanyakan nulis lagi dan jadi gak jelas (padahal karena udah bingung mau nulis apa), jadi langsung aja coba didenger lagunya yang berjudul Surrender.

Tuesday, July 26, 2011

Where'd You Go

Where'd you go?
I miss you so,
Seems like it's been forever,
That you've been gone.


I don't understand why you have to always be gone,
I get along but the trips always feel so long,
 And, I find myself trying to stay by the phone,
'Cause your voice always helps me to not feel so alone

Where'd you go?
I miss you so,
Seems like it's been forever,
That you've been gone,
Please come back home.


 

Tuesday, July 12, 2011

Sweet Disposition


A moment, a love, a dream, aloud
A kiss, A cry, our rights, our wrong

- Sweet Disposition by The Temper Trap -



Tuesday, June 28, 2011

Please, Please, Please, Let Me Get What I Want

Good times for a change
See, the luck I've had
Can make a good man
Turn bad


So please, please, please
Let me, let me, let me
Let me get what I want
This time


Haven't had a dream in a long time
See, the life I've had
Can make a good man
Bad


So for once in my life
Let me get what I want
Lord knows it would be the first time
Lord knows it would be the first time
















Please, don't leave me now


Sunday, June 19, 2011

Kita

Capek! Besok mulai uas dan saya belum belajar. Lebih lagi, saya tidak pernah mendengarkan materi saat di kelas. Jadi, lengkaplah sudah.

Tapi sekarang bukan itu yang penting. Sabtu kemarin (18.06.11), saya bersama Adi dan Vian ikut meramaikan acara di SMA 86. Awalnya Adi memberi kabar pada saya dan Vian bahwa ia mendapat tawaran dari adiknya -yang tidak lain juga anak SMA 86- untuk mengisi acara di penutupan classmeeting mereka. Singkat cerita, kami menerima tawaran itu. Hanya berbekal vokal dan dua gitar, maka inilah kami: Terakustik.


Sebenarnya, sebelumnya kami sempat tampil saat acara yang digelar sebuah himpunan dari kampus Bina Nusantara. Awalnya Adi, Vian, dan Steven sedang berkunjung ke rumah saya. Kemudian lambat laun arus membawa arah pembicaraan kami kepada acara himpunan tersebut. Vian yang merupakan aktivis di himpunan tersebut menawarkan saya dan Adi ikut mengisi acara. "Ya sudahlah, sekali-kali coba saja", gumam saya. Kemudian kami atur waktu untuk latihan. Di suatu hari saat latihan, kami terpikir untuk mengubah nama menjadi Terakustik setelah sebelumnya secara tragis dinamai Jus Melon (dengan latar belakang yang tidak lucu).

Saat di acara sebuah himpunan tersebut, kami membawakan tiga lagu:
Buat Aku Tersenyum (Sheila on 7)
Use Somebody (Kings of Leon)
Dia (Reza Artamevia)

Lumayan, ternyata tidak sedikit juga yang tepuk tangan ketika lagu akan mulai dan telah selesai (karena saya pikir tidak ada yang akan antusias). Kemudian beberapa hari dan minggu berselang, Adi ingin mengajak kami latihan lagi. Tidak ada event, hanya keisengan belaka. Namun tak disangka, tawaran di SMA 86 itu hadir di depan kami. Kenapa tidak, ya kan?

Saat di acara SMA 86, kami juga membawakan tiga lagu:
Kita (Sheila on 7)
Use Somebody (Kings of Leon)
Semakin (D'masiv)

Sayapun sudah tidak berharap ada yang tepuk tangan, bahkan saya pikir yang melirik pun hampir tidak ada. Ternyata ada juga yang sampai ikut bernyanyi. Baguslah.






Terimakasih ya Allah, penampilan berjalan lancar.
Special thanks to Boyke, Yefta, dan Angel yang sudah datang dan mensupport kami.

Thursday, June 9, 2011

So Far Away

Sleep tight, I'm not afraid
The ones that we love are here with me
Lay away a place for me
'Cause as soon as I'm done, I'll be on my way
to live on eternally




RIP Jimmy "The Rev" Sullivan

Tuesday, May 17, 2011

In The End

Jika ditanya mengapa, maka saya tidak tahu. Tentu saja saya sudah katakan jauh sebelumnya, ini semua game over setelah abu-abu. Sekarang apa saya?

Nah. Belakangan saya sedang bersenang-senang dengan adanya kawan. Namun saya juga tahu bahwa belakangan saya semakin dituntut untuk melakukan sesuatu setiap waktu. Tapi saya tetap saja malas. Berbicara soal melakukan sesuatu, sepertinya banyak tugas kuliah yang belum saya kerjakan. Ah ya, persiapan untuk rangkaian acara organisasi yang saya ikuti juga sudah mulai menampakkan dirinya. Sepertinya saya belum siap untuk punya adik di organisasi. Apa yang bisa saya limpahkan pada mereka? Tak ada. Tapi semoga ada keajaiban di waktu yang tersisa.

Kadang saya ingin melihat celana saya kembali berwarna abu-abu.

Saturday, April 23, 2011

Apatis Ria

Semua sudah terasa indah. Tapi semua tetap terasa pudar. Merasuki usia, menghantui, menyakiti.

Pandangi lautan saat mentari tenggelam
Kembali ku bertanya dalam hati tentang yang telah terjadi
Saat rasa ragu menari dalam benakku
Kau selalu coba untuk yakinkan aku, hilangkan semua ragu
Kau selalu coba untuk yakinkan aku, tepis semua ragu

Dan lalu, rasa itu tak mungkin lagi tersimpan di hati, bawa aku pulang bersamamu.
Dan lalu, air mata tak mungkin lagi bicara tentang rasa, bawa aku pulang segera.
Jelajahi waktu ke tempat bertemu hati kala biru.

Dan lalu, sekitarku tak mungkin lagi meringankan lara, bawa aku pulang segera.
Dan lalu, langkahku tak lagi jauh kini.
Memudar biruku, jangan lagi pulang. Jangan lagi datang. Pergi jauh.

[23.04.11]

Sunday, April 17, 2011

Is This It

Kemarin saya baru saja mendukung teman-teman saya yang masuk ke final festival olahraga dan seni STIKS Tarakanita yang mereka sebut KOFESSE. Teman-teman saya berjuang dalam kompetisi band di KOFESSE tersebut.

Pagi itu saya ada kuliah. Setelah malam sebelumnya saya diajak teman saya untuk menonton penampilan Cakra Birawa (nama band teman-teman saya) di final KOFESSE 16 April, sayapun menyempatkan diri untuk berangkat bersama teman-teman saya siang itu. Namun teman yang mengajak saya untuk nonton malah tidak jadi ikut. Ya sudahlah, saya tetap tak mengurungkan niat mendukung teman-teman Cakra Birawa.

Kemudian berangkatlah kami --yaitu saya, teman-teman saya, serta Cakra Birawa itu sendiri-- beserta alat-alat yang diperlukan dengan mobil yang disediakan oleh kampus. Sepanjang perjalanan bertebaran canda tawa di mobil kami. Sesampainya di sana, kami menurunkan alat-alat dan bersantai sejenak di warung makan yang tak jauh dari sana. Setelah selesai makan dan bersantai, kami pun masuk ke dalam STIKS Tarakanita untuk menanti giliran tampil. Setibanya di dalam, ternyata lomba yang berlangsung masih lomba modern dance, yang dilanjutkan dengan pengumuman pemenang kompetisi olahraga dan beberapa kompetisi seni, baru kemudian acara penampilan kompetisi band.

Setelah agak lama menunggu, akhirnya muncullah acara kompetisi band, diikuti band pertama yang kemudian tampil. Menurut saya pribadi, penampilan mereka lumayan bagus, terutama vokalisnya. Kemudian dilanjutkan dengan band kedua yang menanyikan lagu mereka sendiri (seingat saya). Cakra Birawa memisahkan diri dari kami untuk bersiap-siap. Lalu tampil band ketiga dengan lagu Setengah Lima yang dipopulerkan oleh Sore. Kemudian inilah saat yang ditunggu-tunggu, penampilan keempat yaitu Cakra Birawa akan segera dimulai. Penampilan ketiga sudah selesai, pembawa acara sudah kembali memasuki panggung, dan kemudian mereka akan memanggil peserta keempat. Begitulah seharusnya. Tapi nyatanya acara mereka tunda dulu karena sudah memasuki waktu maghrib. Maka penampilan Cakra Birawa pun tertunda.

Setelah break selesai, pembawa acara kembali menaiki panggung. Kemudian mereka memanggilkan band yang sudah kami tunggu-tunggu, Cakra Birawa. Satu persatu personil Cakra Birawa naik ke panggung. Setelah sedikit melakukan check sound di atas panggung, berkumandanglah musik mereka. Lagu Gang Kelinci yang sederhana mereka bawakan dengan nuansa progressive. Dengan suara vokal Reinaldi Yudisman yang merdu, aksi panggung kedua gitaris Fajri Ramadhan dan Ryan Adham Saputra Angkawijaya yang memukau, solo bass Anwar yang mengundang tepuk tangan, serta solo drum Harry Iskandar yang powerful, mereka dengan sukses memperlihatkan penampilan yang menarik. Setelah mereka selesai, tepuk tangan menggema di aula tersebut, kemudian disusul dengan naiknya kembali pembawa acara. Lalu mereka memanggil band yang kelima dan terakhir.

Penampilan band yang terakhir saya rasa agak aneh, tidak terlalu bagus, apalagi seorang personil mereka menunjukkan aksi panggung yang berlebihan.Kemudian selesai lah kompetisi band, tinggal menunggu pengumuman pemenang. Sembari menunggu, mereka menampilkan acara-acara untuk menghibur para penonton yang hadir. Saya dan Fajri sempat keluar untuk merokok dan makan. Setelah kami agak lama di luar, Fajri mendapat telepon untuk segera masuk lagi ke dalam. Ya sudah, kami masuk. Sesampainya di pintu masuk, kami bertemu teman-teman dan personil Cakra Birawa lainnya yang membawa piala juara 3. Saya sempat sedikit kecewa dengan posisi ketiga yang didapat teman-teman Cakra Birawa, kemudian sedikit membaik ketika mendengar posisi kedua ditempati oleh band yang tampil pertama, dan berlanjut dengan rasa emosi ketika tau bahwa juara pertama adalah band yang tampil terakhir. "Apa-apaan?!", gumam saya.

Setelah itu teman-teman makan di tempat yang sama dengan siangnya, dan kemudian berlanjut kembali ke kampus. Setelah duduk-duduk sebentar, akhirnya kami berpisah dan melanjutkan tujuan masing-masing.

Saturday, April 2, 2011

Distraction

Dan uyee, Rest Concert kali ini tuntas sudah. Terima kasih yang sudah nonton dan berpartisipasi ya! Maaf kalau saya ada banyak kekurangan saat bertugas di Rest Concert. Maaf juga saya tidak bisa hadir saat hari pertama Rest Concert, selasa.

Yang jelas dilihat dari band-band yang tampil, menurut saya semua bagus. Tapi dari segi konsep entah kenapa saya rasa kurang. Ah ya, satu lagi yang membuat saya sedikit kesal: beberapa kali hujan turun! Hah, merepotkan saja. Untung saja pada akhirnya musik tetap berkumandang di seantero parkiran motor kampus syahdan.

Lalu apa lagi ya? Menginap di kampus saat Rest Concert enjoy juga. Ngobrol-ngobrol, main laptop, main kartu, main gitar, asik deh. Oh, UKM Band punya gitar baru lho, hahaa. Bagus banget gitarnya. Kayaknya yang beli sih Binus.

Yah sekiranya itu saja untuk hari ini, saya memang sedang tidak ada ide untuk banyak menulis. Saya sudah cukup puas bisa meramaikan panggung Rest Concert dan sedikit membantu di balik kegiatan panggung. Terima kasih, semua!

Sunday, March 27, 2011

All The Small Things

Hell-o.

Agaknya titik jenuh perkuliahan sudah menghampiri saya. Coba jadikan itu sebagai pacuan di unit kegiatan mahasiswa, tapi peran saya belum seberapa. Ah ya, jika mungkin Anda seorang mahasiswa di Bina Nusantara, coba sempatkan diri Anda untuk meramaikan acara Rest Concert yang menampilkan band-band dari UKM Band. Tampil  pada 29, 30, dan 31 Maret 2011 (Selasa, Rabu, Kamis) setiap jam-jam istirahat di lapangan parkir motor kampus syahdan. Don't miss it !

Mendadak malah jadi promosi acara. Sebenarnya memang saya selalu bingung ingin menulis apa. Mungkin coba sedikit mengulas obrolan yang dilontarkan teman saya beberapa hari lalu, daripada tulisannya hambar. Semoga saya masih ingat jelas.



Jadi, suatu hari saya dan rekan-rekan sedang makan siomay sembari menunggu studio band yang sudah dibooking untuk pukul 4 sore.

A: "Aduh, gue gak ada duit lagi. Oiya, lo kan masih ngutang sama gue"
B: *mikir*
     "Lah, utang apaan sih??"
A: "Adaa, lu ngutang sama gue 8 ribu"
B: "Emang ada ya? Lupa gue"
C: "Alaah, jangan sok insomnia deh lu B!" *ngakak*

Setelah mereka melanjutkan obrolan agak lama, tiba-tiba saya merasa ada yang janggal


Saya: "Lah, C, bukannya amnesia?"
C: "Hah? Apanya?"
Saya: "Itu tadi kok insomnia sih, bukannya amnesia?"
C: "Oiya, insomnia mah kalo orang gak bisa tidur yak!" *ngakak lagi*
     "Eh gue pernah juga tuh lupa duit. Kan kemaren-kemaren gue lagi mampir
      ke kantin sekolah gue. Terus gue makan tuh"
Saya:  "Terus?"
C: "Terus gue gobrol-ngobrol sama orang kantinnya 2 jam eh abis itu gue pulang lupa bayar."
      *lagi-lagi ngakak*



Memang tidak ada duanya tertawa bersama kawan-kawan, membuat mereka melupakan alasan-alasan bagi mereka yang merasa hidup mereka sia-sia.

Tuesday, January 25, 2011

Don't Look Back

New Video: 
She & Him - Don't Look Back, from Volume Two


Sunday, January 23, 2011

Everything's Magic

   So hear this please
   And watch as your heart speeds up endlessly
   And look for the stars as the sun goes down
   Each breath that you take has a thunderous sound
   Everything, everything's magic

   Just sit back and hold on but hold on tight
   Prepare for the best and the fastest ride
   And reach out your hand and I'll make you mine
   Everything, everything's magic

  "Everything's Magic" by Angels & Airwaves



Sekadar mengenang satu tahun berlalu tragedi Upside Down, 23 Januari 2010.

Saturday, January 22, 2011

Do Me A Favour

Di mana. Tanyakan di mana mereka. Dulu mereka segelintir pada saat biru, tapi bukan itu yang ia cari. Mereka belum terlihat pada saat abu-abu, hingga abu-abu hampir menjadi hitam. Hampir ia putus asa mencarinya, hampir ia putus asa menunggu mereka. Namun mereka datang, mereka ada di sana. Ia tersenyum. Mereka tak jarang memanggilnya, karena itu ia cukup bahagia, Sesaat ia pikir merekalah yang ia cari.

Di mana. Namun kini di mana mereka. Mereka tak lagi memanggilnya. Ternyata ia salah. Bahkan mereka yang ia harapkanpun tak lagi memanggilnya. Akhirnya memang akan begini. Ia paham, ia tak bisa menerimanya walau ia paham betul akan begini. Maka ia coba berjalan lagi, ia coba meraba lagi. Perlahan, sebisa mungkin ia coba untuk tidak bergegas.

"Ha, akhirnya ada!", begitu pikirnya. Sembari berpikir begitupun ia sangat jarang dikirimi surat sebelum ia lebih dulu melakukannya. Kecuali, pada saat ia sakit. Sekali lagi ia tersenyum. Tapi sekejap mereka membuatnya bertanya lagi, "Di mana mereka?", pikirnya. 

Ia selalu berusaha memanggil mereka, tapi mereka terancam punah. Bukan, ia yang terancam punah.

Friday, January 7, 2011

Wavin' Bye To Last Year

Agaknya sudah hampir sebulan lamanya saya tidak menulis di blog saya sebelumnya. Dan hei, kini sudah 2011. Baiklah, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, bukan? Kalau begitu Selamat Tahun Baru !

Acuhkan postingan sebelumnya, kalian tahu itu hanya formalitas. Nah, untuk mengawali postingan di blog ini, sedikit kisah ringan seputar pergantian tahun kemarin.

Malam tahun baru saya lewati bersama teman-teman lama saya dan beberapa orang yang baru saya kenal. Yah, tidak melenceng jauh dari malam tahun baru yang biasa Anda bayangkan. Bakar-bakar daging, ikan, sosis, paprika, bakar kembang api, dan sebagainya. Namun malam sebelum malam tahun baru, saya yang sedang di suatu perjalanan bersama teman-teman saya berpapasan dengan sebuah mobil putih. Tidak ada yang aneh ketika mobil tersebut melintas di depan mobil kami, sampai teman saya menyadarinya lebih dulu.  Memang tidak terlalu unik, namun dengan melihatnya saja kami sudah tau bahwa pemilik mobil itu mungkin fans Justin Bieber.



Kurang jelas?
Mobil putih itu bernomor plat B13BER. Cukup jelas untuk dibaca "Bieber" bukan?

Kemudian setelah acara di malam tahun baru, saya dan teman saya lanjut keliling kota dan akhirnya tiba di Masjid Istiqlal tepat sebelum waktu subuh dimulai. Terlanjur basah, kami pun sholat subuh di sana dan kemudian saya menginap di kediaman teman saya. Di perjalanan menuju rumah teman saya, kami lagi lagi menemukan hal unik. Seorang pengendara motor lewat di samping mobil kami. Lalu apa yang unik? Apakah rambutnya yang gimbal? Tidak juga. Apakah karena ia mengendarai sebuah vespa? Ah, biasa. Lalu apa karena ia mengendarai vespa dengan stang tinggi? Bukan itu. Memang banyak orang yang mengendarai vespa dengan stang tinggi, namun tidak banyak yang mengendarainya seperti dia.




Kurang jelas?
Pria gimbal itu sedang berkendara dengan berdiri di jok vespanya. Uyee!

You Know I'm No Good

Halo. Saya pendatang baru di blogspot. Mohon bantuan dan dukungannya.

Ah ya, saya sebelumnya juga pernah menulis di blog. Sisihkan waktu Anda untuk mampir sejenak: www.triadinata.dagdigdug.com