Wednesday, March 26, 2014

Cafeine: Starts with No Jazz

Kamis. Blues mengeong meminta makanan lebih pagi dari biasanya. Terlalu pagi bahkan Cafeine belum menerima tamu. Sudah sekitar tiga kali aku singgah di sana sejak pertama dan dua hari lalu berkenalan dengan seorang wanita muda yang menjadi asisten kepala di Cafeine, Alina Alexandra. Ya, nama yang manis dan selaras dengan parasnya.

Ia orang yang ramah. Terkadang ia turun langsung melayani konsumen atau juga sebagai barista. Mungkin karena Cafeine tidak terlalu besar dan karyawannya masih terbilang sedikit. Katanya, ia bertempat tinggal tak jauh dari apartemen. Tapi, entah mengapa kami baru berpapasan di Cafeine.

Sepertinya ia orang yang menyenangkan.




N.B. Minggu ini batal diawali di cafeine.

_____
2

No comments:

Post a Comment